Biomass Gasification Electrification di Munduk Diresmikan

| August 6, 2015 | 0 Comments
edi1403829093
Belum semua wilayah di Buleleng terjamah listrik secara merata. Upaya pun dilakukan. Hasilnya, di desa Munduk Kecamatan Banjar, di barat danau Tamblingan, di kawasan kaki perbukitan, berhasil dibangun biomass gasification electrification, suatu pembangkit listrik  yang menggunakan bahan baku sekam. Listrik berbahan sekam ini merupakan bantuan dari berbagai pihak, antara lain dari USAID, BNI Invest, Indonesian Institute Energy Ecomic Foundation,yayasan Wisnu dan PT.GPE. Peresmian operasinya oleh Wakil Bupati Bulelang dr.Nyoman Sutjidra Sp.OG di halaman luar Pura Desa Munduk tak jauh dari lokasi pembangkit listrik itu berada,  24/6.
Wakil Bupati  atas nama Pemkab.Buleleng menyampaikan terimakasih atas bantuan pembangkit listrik yang mampu melayani 82 KK di Munduk . Diharapkan bantuan serupa terus berkelanjutan karena di Buleleng, terutama di wilayah terpencil, masih banya yang belum mendapat layanan istrik. Dijelaskan juga, sebelumnya telah ada CSR dari Astra memberikan bantuan listrik hidro mikro di Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan.
Sementara itu Camat Banjar Gusti Ngurah Nuradi, selain di dusun Munduk, wilayah lainnya yang masih belum terjangkau listrik secara merata terdapat di Desa Tigawasa. Terkait belum semua warga memperoleh listrik, diharapkan adanya perhatian PLN maupun sumbangan dari pihak swasta.
Direktur Bio Energy Dirjen Energy Baru Terbarukan dan Konservasi Energy Kementerian ESDM ,Dr.Ir.Dadang Kusdiana MSc. mengatakan rasio kelistrikan nasional pada tahun 2013 sebanyak 80,5 persen, namun di Bali, khususnya di Buleleng baru mencapai 76 persen. Terkait ini pihaknya merespon postip dan mensuport berbagai upaya agar masyarakat Buleleng sepenuhnya dapat mengakses listrik. (st)

Category: News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *