Executive Board

Dr. Asclepias Rachmi S. Indriyanto, MA

Dr. Asclepias Rachmi S. Indriyanto, MA.

Lahir di Bogor, 10 September 1962, Beliau adalah Ketua Dewan Pengurus Yayasan IIEE (2008 – Sekarang). Sebelumnya beliau bertugas sebagai Executive Director Yayasan IIEE (2003 – 2011) dan anggota dewan Pengurus pada tahun 1996 – 2003, beliau pernah menjabat juga sebagai Senior Energy Policy and Regulatory Advisor di USAID – ICED (Indonesia Clean Energy Development).

Pengalaman beliau di bidang kebijakan dan regulasi sektor energi diantaranya dalam bidang migas, kelistrikan, dan energi terbarukan. Selain itu, beliau juga memprakarsai bidang kegiatan baru di IIEE yaitu berpartisipasi secara langsung dalam pengembangan dan implementasi energi terbarukan di daerah pedesaan.

Beliau meraih gelar Sarjana Matematika dari ITB, Bandung (1997), kemudian meraih gelar Master of Arts (Economics) di University Hawaii, Manoa, Honolulu, Hawaii, USA (1992) dan meraih gelar Ph.D bidang Economics dari University of Hawaii, Manoa, Honolulu, Hawaii, USA pada tahun 2002.

IMG-20150810-WA0005

Ir. Dadang Muhammad Ma’soem MSCE, Ph.D

Lahir di Rancaekek, 17 Desember 1960, saat ini beliau menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD), Propinsi Jawa Barat. Sebelumnya beliau menjabat sebagai staff ahli Gubernur Jawa Barat pada tahun 2012 – 2013, beliau juga menjadi dosen S2 dan S3 pada Universitas Tarumanegara sejak tahun 2001 sampai sekarang, dan sebagai Dosen S2 pada Universitas Trisakti sejak tahun 1998 – sekarang.

Beliau meraih gelar Sarjana bidang  Teknik Sipil dari ITB di, Bandung pada tahun 1984 kemudian melanjutkan Master dibidang Sipil – Transportasi di Purdue Univeristy, USA. Pada tahun 1990 beliau berhasil meraih gelar Phd di bidang Sipil – Transportasi dari Purdue University, USA pada tahun 1997

andika

Dr. Ir. Andhika Prastawa MSc.

Pada saat in beliau menjabat sebagai Kepala Program Teknologi Smartgrid di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi Energi. Pada tahun 2009 pada kerjasama antara BPPT – UNDP, beliau menjabat sebagai Deputy National Project Director – Microturbine Cogeneration Project. Pada tahun 2005 pada kerjasama antara BPPT dengan UNIDO, beliau bertugas sebagai sebagai Konsultan bidang Energi. Pada tahun 2003 pada kerjasama antara BPPT dengan UNDP, beliau bertugas sebagai Renewable Energy Specialist.

Dr. Andika mendapatkan gelar Sarjana bidang Teknik Elektro di ITB, Bandung tahun 1989, kemudian melanjutkan studi Master dibidang Teknik Kelistrikan di Virginia Polytechnic Institute & State University dan meraih gelar Doktor bidang Teknik Elektro tahun 2014 dari Universitas Indonesia, Disertasi “Model Prediksi Potensi Sumber Energi Terbarukan Tenaga Surya di Wilayah Indonesia DenganTeknik Jaringan Syaraf Tiruan (Artificial Neural Network), Pemanfaatan Parameter Cuaca Sebagai Prediktor Model Prediksi Potensi Energi Surya.

Ir. Tri Mumpuni

Ir. Tri Mumpuni

Lahir di Semarang, 6 Agustus 1964. Pada kepengurusan tahun 2008 – 2015 beliau bertugas sebagai Bendahara pada Pengurus Yayasan IIEE. Selain itu, beliau juga Direktur Eksekutif Yayasan IBEKA. Beliau dikenal sebagai tokoh yang mengembangkan kemandirian masyarakat di kawasan terpencil melalui pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) yang telah diakui baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Dalam kepemimpinan beliau di IBEKA, beliau meraih berbagai penghargaan diantaranya Ashden Award pada tahun 2012, Climate Hero 2005 dari World Wildlife Fund for Nature dan Penghargaan Ramon Magsaysay tahun 2011. Ibu Tri Mumpuni meraih gelar Sarjana bidang Sosial Ekonomi dari IPB, Bogor. Beliau juga pernah mengikuti Energy and Sustainable Develop-ment International Session di Universidad da Costa Trade and Sustain-able Development Course di Chiang Mai University, Thailand, 1993.